Alter Ego

Alter ego didefinisikan sebagai kepribadian kedua yang hidup di dalam tubuh orang yang sama, alter ego merupakan suatu bentuk sisi lain dari kehidupan seseorang yang jauh berbeda dari dirinya sendiri. Pada waktu bersamaan, seseorang bisa membentuk karakter yang pemarah, emosional, dan tidak mau kalah sebagai bentuk pembelaan terhadap sesuatu yang mengganggu secara psikis. kepribadian alternatif yang dikenal sebagai alter adalah bagian dari gangguan identitas disosiatif (Dissociative Identity Disorder/DID). Orang dengan DID sering memakai kata ganti “kita” untuk menyebut dirinya. Gejala orang yang memiliki DID adalah orang tersebut lebih suka menamakannya orang/people, bukan kepribadian/personalities). Pada sebagian besar kasus, karakter yang dimiliki oleh orang dengan DID adalah lebih dari dua orang, dan karakter atau identitas lain (identitas alternatif) tersebut terpisah satu sama lain. Saat satu identitas alternatif tengah menguasai tubuh tuan rumah, identitas alternatif inilah yang memegang kendali terhadap tubuh tuan rumah seutuhnya dalam beberapa waktu ke depan. Sehingga perubahan yang akan terjadi adalah secara total. Aksen bicara, memori, nama, usia, bahkan gender kepribadian ini akan benar-benar akan berbeda. Bahkan, saat identitas kembali pada identitas utama (asli), Anda takkan mampu mengingat apa yang terjadi pada diri Anda saat kepribadian yang lain sedang mengambil alih.

Mengapa orang bisa memiliki alter ego? Pemicunya bisa jadi karena trauma psikis dan fisik yang pernah dialaminya, rasa takut, dan kepercayaan diri yang rendah. Ada beberapa jenis gangguan DID yang umum. Salah satunya adalah alter anak dan remaja yang muncul untuk menangani penyalahgunaan yang tidak bisa ditoleransi oleh kepribadian asli. Jenis lainnya disebut pelindung atau penyelamat alter. Penciptaan alter ini bisa dari segala usia dan berperan untuk menyelamatkan orang asli dari situasi tak tertahankan. Biasanya jenis ini lebih keras dan lebih berani daripada kepribadian aslinya.

Memiliki alter ego kadang-kadang bisa bermanfaat, asalkan kepribadian asli bisa mengontrol kehadiran kepribadian lainnya. Namun, jika alter ego lebih sempurna daripada diri yang sebenarnya, maka itu dapat menyebabkan kepercayaan diri yang rendah. Jika sosok alter ego mendominasi, maka itu dapat membuat seseorang sulit menjalani hidup normal.

Penanganan yang dapat dilakukan ialah dengan terapi. Ada 3 macam terapi yang bisa dilakukan, yaitu terapi perilaku kognitif (terapi bicara yang berfokus pada pengubahan pikiran negatif, perilaku, dan respons emosional terkait gangguan psikologis), terapi keluarga (Konseling psikologis yang membantu keluarga menyelesaikan konflik dan berkomunikasi dengan lebih efektif), dan psikoterapi (pengobatan gangguan mental atau perilaku melalui terapi bicara). Bisa juga dengan pergi ke spesialis seperti psikolog klinis dan psikiater.

Sumber:
http://journal.unair.ac.id/download-fullpapers-skriptorium09d78c9828full.pdf

Jalan Sehat dalam Psychology Anniversary

🙏🙏Assalamualaikum Wr.Wb 🙏🙏

___🎉 *FAKULTAS PSIKOLOGI UHAMKA*🎉___
📣Proudly Present📣

🔊 Psychology Anniversary 🔊
Tema📃 : *”Kristalisasikan Nilai Keberagamaan untuk 16 Tahun Psikologi yang Harmonis dalam Berfastabiqul Khairat”*

Sehubungan dengan Ulang Tahun Psikologi UHAMKA yang ke-16, maka kami akan mengadakan *JALAN SEHAT PSIKOLOGI UHAMKA* 🚶🏃
Wah seru tuh ka😍
Kapan acaranya?🤔
Yuk di baca secara seksama hehe 👇👇
📆 : Sabtu, 20 Juli 2019
📍 : Pagar Hitam Psikologi ( PHP ) – Taman Barito
💰 : FREE 💸
⏰. : 06.00 WIB s.d selesai
👚 : Pakai baju Olahraga yang sopan ya temen-temen🥰
🤫🤫Akan ada *Dooprize* dan keseruan lainnya loh😍😍🎉🎉
Jangan lupa pasang alarm kamu untuk bangun pagi dan mengikuti jalan sehat ini ya!!!🤗🤗

Selain Jalan Sehat, kami juga mengadakan *TABLIG AKBAR PSIKOLOGI UHAMKA* lohhh😇😇
yang InshaAllah akan di Hadiri oleh:
*USTADZ TIGA KEMBAR*
1. Abdul Hannan Jamaluddin
2. Abdul Mannan Jamaluddin
3. Abdul Ihsan Jamaluddin
📆 : Sabtu, 20 Juli 2019
📍 : Aula Lantai 4 Kampus A UHAMKA Limau, Jakarta Selatan
⏰. : 13.00 WIB s.d. selesai
💰 : FREE
Masih banyak rangkaian acara lainnya seperti:
🍽Potong Tumpeng
🏆 Psychology Award
💸Pemberian Santunan ke Lazizmu
🍱 Prasmanan
😍Dan tentunya ada banyak lagi keseruan yang akan kalian dapatkan di acara ini.
Yuk Ramaikan Rangkaian Psychologi Anniversary, 16 tahun Psikologi, Sehat dan Bahagia selalu🤗🤗

*Note; Acara Ini hanya terkhusus Keluarga Mahasiswa Psikologi UHAMKA aja loh😱🤫

*FOR MORE INFORMATION*
☎ Contact person :
– Haninah : 085604540559
– Hanienah :
08991248310
Thanks for your participation and see you in Psychology Anniversary! 🎊🎊

🙏🙏Wassalamualaikum Wr. Wb. 🙏🙏

Selamat Ulang Tahun Fakultas Psikologi UHAMKA

🙏🙏Assalamualaikum Wr. Wb. 🙏🙏

Kami KM Fakultas Psikologi UHAMKA mengucapkan:

🎉🎉Selamat ulang tahun Fakultas Psikologi UHAMKA yang ke-16, semoga kedepannya lebih bisa menjadi fakultas yang mencetak mahasiswa yang berkualitas. 🎉🎉

Psikologi? Bisa! Bisa! Bisa!

🙏🙏Wassalamualaikum Wr. Wb. 🙏🙏


PTSD

🙏🙏 Assalamualaikum Wr. Wb. 🙏🙏
👋👋 Halo teman-teman👋👋

Tahukah kamu apa itu PTSD?
.
Post-Traumatic Stress Disorder adalah kondisi mental dimana seseorang mengalami serangan panik yang di picu oleh trauma pengalaman masa lalu.

Gejala :
-merasa cemas dan gelisah
-mimpi buruk kejadian traumatik secara berulang-ulang
-menghindari situasi yang mengingatkan pada kejadian traumatik
-penurunan kondisi mental dan emosi yang negatif

Penyebab :
-pelecehan seksual
-kekerasan fisik di masa kecil

Penanganan :
-psikoterapi
-cognitive behavioral terapi untuk kontrol emosi atau bisa pergi ke ahli psikologi
-farmakoterapi

Di tulis oleh :
-Salza Maylia
-Nur Hidayah
-Nanda Dwi Budiarti
-Nofiyanti
-Siti Karnila
Dalam kegiatan Ilmu Psikologi Kilat yang diadakan pada kegiatan Scholarship Plus.

👋See you in the next articles👋
😊😊Terimakasih😊😊

🙏🙏Wassalamualaikum Wr. Wb. 🙏🙏

Hari Kelahiran Pancasila

🙏🙏 Assalamualaikum Wr. Wb. 🙏🙏
👋 Halo teman-teman👋

Selamat Hari Kelahiran Pancasila!

Dalam rapat BPUPKI pada 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan pidato mengenai lima dasar negara yang beliau sebut dengan nama pancasila.

Sejak awal, Soekarno menganggap pancasila sebagai dasar atau fondasi berdirinya sebuah rumah besar, yakni Republik Indonesia, yang di dalamnya menaungi berbagai macam suku dan agama.

Pada 18 Agustus 1945 ditetapkan Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia.

Dalam Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia, dinyatakan bahwa dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat yang berdasar kepada:

1. Ketuhanan yang maha esa
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
5. Mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Pancasila pun resmi dan sah menurut hukum menjadi dasar negara Republik Indonesia.

Mulai Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dan Ketetapan MPRS No. XX/MPRS/1966 berhubungan dengan Ketetapan No. I/MPR/1988, No. I/MPR/1993, Pancasila tetap menjadi dasar falsafah negara Republik Indonesia hingga kini.

👋See you in the next articles👋

🙏🙏Wassalamualaikum Wr. Wb. 🙏🙏

Hari Kebangkitan Nasional

Selamat Hari Kebangkitan Nasional 2019!

 

Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), hari yang menjadi momentum perjuangan seluruh rakyat Indonesia yang ditandai dengan kelahiran organisasi Budi Oetomo pada tahun 1908. Kebangkitan Nasional merupakan bangkitnya semangat nasionalisme, persatuan, kesatuan dan kesadaran sebagai sebuah bangsa untuk memajukan diri.

 

Hari Kebangkitan Nasional pertama kali diperingati pada era pemerintahan Presiden Soekarno di Yogyakarta, pada 1948. Pada saat peringatan Hari Kebangkitan Nasional pertama, kepanitiaannya diketuai oleh Ki Hajar Dewantara.

 

Dalam pidatonya, Presiden Soekarno mengimbau kepada seluruh rakyat Indonesia yang terpecah oleh kepentingan politik, agar bersatu untuk melawan Belanda. Soekarno juga menyampaikan bahwa Budi Oetomo merupakan tonggak pergerakan nasional.

Hari Buku Nasional

 

Selamat Hari Buku 2019! Hari Buku Nasional dirayakan bangsa Indonesia pada tanggal 17 Mei. Sebagai kaum akademisi yang sudah pasti berteman akrab dengan buku, kita harus merayakannya, nih! Tapi, kenapa diperingatinya setiap tanggal 17 Mei, ya? Ternyata, tanggal tersebut tidak dipilih secara acak, teman-teman! Tanggal tersebut memiliki sejarahnya sendiri, lho! Penasaran kan? Yuk simak artikel ini!

Awalnya, penentuan tanggal 17 Mei sebagai Hari Buku Nasional ini merupakan ide dari Menteri Pendidikan Nasional dari Kabinet Gotong Royong yaitu Abdul Malik Fajar pada tahun 2002. Ide tersebut dilatarbelakangi fakta bahwa minat baca di Indonesia pada saat itu lebih rendah dibandingkan dengan Tiongkok. Minat baca masyarakat Indonesia rata-rata hanya 18.000 judul buku per tahun, sedangkan minat baca masyarakat Tiongkok rata-rata 140.000 judul buku per tahun. Makanya Menteri Pendidikan Nasional saat itu ingin Indonesia memiliki Hari Buku Nasional untuk meningkatkan minat baca masyarakat.

Selain itu, ada fakta menarik lagi lho! 17 Mei juga bertepatan dengan peringatan pendirian gedung Perpustakaan Nasional Republik Indonesia atau Perpusnas. Perpusnas sendiri didirikan pada 17 Mei 1980 di Jakarta. Saat ini, Perpusnas ditetapkan sebagai perpustakaan tertinggi di dunia karena memiliki 27 lantai. Adakah di antara kalian yang sudah pernah berkunjung ke sana dan melihat sendiri kemegahan Perpusnas? Pasti seru, ya!

Banyak harapan dan tujuan dari peringatan Hari Buku Nasional ini, yaitu semoga masyarakat Indonesia jadi lebih gemar membaca dan memiliki kepedulian terhadap minat baca. Semoga penjualan buku di Indonesia makin meningkat, karena jika permintaan masyarakat terhadap buku meningkat, penjualan buku pun meningkat. Masyarakat Indonesia juga diharapkan dapat melestarikan budaya membaca buku serta meningkatkan penjualan buku. Bagaimana cara agar harapan dan tujuan peringatan ini tercapai? Caranya, yuk mulai memperbanyak bacaan kita! Selamat Hari Buku Nasional 2019!
****
SERBA-SERBI: 6 BUKU UNIK DI DUNIA

Setelah mengetahui sejarah tentang peringatan Hari Buku Nasional, alangkah lebih baik jika kita menambah wawasan kita dengan membaca serba-serbi tentang 6 buku unik yang ada di dunia. Wah! Ada buku apa aja, sih? Yuk kita simak!

1. Buku bersampul kulit manusia

Di perpusatakaan kampus Harvard University, Amerika Serikat, terdapat sebuah buku yang bersampulkan kulit manusia berjudul Des destinees de I’ame (Pada Takdir Jiwa) karya Arsene Houssaye. Pihak kampus sendiri sudah mengonfirmasi kebenarannya setelah melakukan serangkaian pengujian ilmiah. Buku yang terbit pada tahun 1880-an itu sudah ada di perpustakaan sejak tahun 1930. Buku tersebut berasal dari koleksi perpusatakaan Houghton, yaitu perpusatakaan yang khusus menangani karya langka, unik dan antik.

2. Buku yang Bisa Dimakan

Sebuah perusahaan di Uni Emirat Arab membuat buku yang bisa dimakan dengan nutrisi sebanding dengan satu burger keju karena banyak kasus pengembara gurun yang tersesat serta kelaparan di padang pasir. Buku yang bisa dimakan tersebut berisi tentang metode dan langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk bertahan di padang pasir yang mematikan.

Selain Uni Emirat Arab, sebuah perusahaan desain yang bernama Korefe dari Jerman juga menciptakan sebuah buku masak pertama yang bisa kita baca dan kita makan, lho! Buku masak unik ini bernama The Cookbook Real. Buku ini terbuat dari 100% pasta segar yang berisi resep tentang cara membuat lasagna klasik. Bahan untuk membuat lasagna tersebut adalah buku itu sendiri. Lembaran halaman buku itu pula yang digunakan sebagai bahan masakan dan dipanggang sehingga tersajilah lasagna yang lezat.

3. Buku Mini

Buku mini yang berjudul The Crosseyed Lefthander from Tula and The Steel Flea ini berisi tentang kisah seorang pengrajin senjata kidal yang menciptakan sepatu kuda untuk masyarakat Inggris. Karena ukurannya sangat kecil, yakni 88 kali lebih kecil dari pada buku termini di dunia versi Guiness Book of Records, buku ini muat dan cukup jika ditaruh di atas biji bunga Poppy yang dibelah. Buku ini juga hanya dapat dibaca dengan menggunakan mikroskop dan tidak dapat dibaca dengan mata biasa. Halaman buku unik ini terbuat dari lapisan plastik yang ekstra tipis sehingga sangat rapuh. Sedangkan tulisannya dibuat dengan huruf cetak melalui media litografi. Media ini merupakan metode untuk percetakan di atas permukaan yang licin.
4. Buku Kuno Raksasa

Rekor buku kuno dan raksasa di dunia dimiliki oleh negara tetangga kita, Myanmar. Buku ini terletak di Pagoda Kuthodaw yang dibangun di kaki Bukit Mandalay. Bentuk buku ini sangat tidak umum karena berbentuk lempengan tablet. Buku ini terdiri dari 1.460 halaman yang disatukan menjadi 729 lempeng tablet, masing-masing memiliki lebar 107 cm dan panjang 153 cm. Isi buku ini ialah poin-poin kebijakan Buddha yang sangat bersejarah dalam perkembangan agama Buddha. Buku ini menjadi buku terbesar di dunia karena tersebar di halaman kompleks Pagoda Kuthodaw.

5. Buku Yang Sekaligus Merangkap Tiket Kereta Api

Nah, kalau buku unik satu ini Brazil punya, nih! Jadi, Brasil adalah negara di Amerika Selatan dengan rasio jumlah baca hanya 2 judul buku per tahun. Tidak tinggal diam, Penerbit L&PM Editores (sebuah penerbit buku di Brasil) bekerja sama dengan agensi iklan Agencia Africa untuk meningkatkan tingkat baca yang sangat rendah pada warga Brasil. Caranya dengan membuat buku multifungsi berjudul “Ticket Books”. Buku ini bisa dibaca sekaligus berfungsi sebagai tiket kereta bawah tanah. Setiap buku dilengkapi dengan chip khusus yang bisa dipindai pada sensor tiket di stasiun. Cukup unik, bukan??

6. Buku Yang Bisa Ditanam

Perusahaan penerbitan Pequeno Editor yang berada di Argentina menerbitkan buku berjudul Mi Papa Estuvo en la Selva atau “Ayahku Di Hutan”. Buku ini menceritakan tentang hutan dan bagaimana cara untuk menghargai setiap makhluk hidup. Yang menjadikan buku ini istimewa jika dibandingkan dengan buku bacaan lainnya adalah buku ini bisa ditanam. Buku anak-anak ini dibuat dari kertas bebas asam, tinta ramah lingkungan, dan dilengkapi dengan biji jacaranda yang bisa tumbuh menjadi pohon dalam beberapa tahun. Buku ini merupakan bagian dari proyek Tree Book Tree. Target dari proyek ini adalah anak-anak usia 8-12 tahun. Tujuannya mengajarkan kepada anak-anak tentang asal-muasal buku sekaligus mengajak mereka berbuat lebih untuk lingkungan yang telah memberikan kehidupan bagi umat manusia.

Sumber :
https://bobo.grid.id/read/08675269/inilah-4-buku-terunik-di-dunia-salah-satunya-bisa-dimakan-lo?page=all

Ternyata Begini Lho, Asal-Usul Hari Buku Nasional Diperingati Tiap 17 Mei


https://penerbitdeepublish.com/8-fakta-unik-tentang-buku/amp/

Calon Ketua dan Wakil Ketua Umum BEM FPSI UHAMKA Periode 2019-2020

 

Inilah wajah calon ketua dan wakil ketua umum BEM Fakultas Psikologi UHAMKA periode 2019-2020 beserta visi dan misi mereka.

 

Kandidat 1

Calon Ketua: Abdul Majid Utama

Calon Wakil Ketua: Indra Maheswara

 

Kandidat 2

Calon ketua: Muhammad Rizki Rais

Calon Wakil Ketua: Meylinda Devi Lestari

 

#PSIKOLOGIUHAMKA

#PEMIRAPSIKOLOGI UHAMKA

#SayNoToGolput

 

“Mahasiswa yang tidak peduli siapa pemimpinnya, akan dipimpin oleh pemimpin yang tidak peduli pada mahasiswanya”

ANOREKSIA

ANOREKSIA

Anoreksia termasuk dalam kategori Gangguan Makan (Eating Disorder). Terdapat 3 tipe gangguan makan, yaitu Anoreksia Nervosa, Bulimia Nervosa, dan “gangguan makan lain yang tidak ditetapkan” (EDNOS – eating disorders not otherwise specified) yang memasukkan beberapa variasi gangguan makan.

Menurut DSM-IV, anoreksia nervosa (AN) dimaksudkan dengan “keengganan untuk menetapkan berat badan kira-kira 85% dari yang diprediksi, ketakutan yang berlebihan untuk menaikkan berat badan, dan tidak mengalami menstruasi selama 3 siklus berturut-turut.” AN terbagi kepada dua jenis. Dalam jenis restricting-tye anorexia, individu tersebut menurunkan berat badan dengan berdiet sahaja tanpa makan berlebihan (binge eating) atau muntah kembali (purging). Mereka terlalu mengonsumsi karbohidrat dan memakan makanan yang mengandung lemak. Manakala pada tipe binge-eating/purging, individu tersebut makan secara berlebihan kemudian memuntahkannya kembali secara sengaja (APA, 2005).

Sederhananya, Anorexia nervosa (AN) adalah gangguan pola makan dengan cara membuat dirinya merasa tetap lapar (self-starvation). Orang-orang yang menderita gangguan emosi ini mengalami ketakutan yang teramat sangat terhadap kenaikan berat badan, bahkan saat mereka sebenarnya sudah sangat kurus. Mereka berusaha untuk menguruskan badannya lagi dengan berbagai cara seperti melakukan diet ketat, melakukan kegiatan fisik secara berlebihan, mengonsumsi obat pencuci perut, maupun selalu memuntahkan makanannya yang telah dimakan dengan disengaja. Adapun tujuan mereka membuat dirinya lapar adalah agar mereka memiliki penampilan fisik yang ramping dan menarik perhatian lawan jenisnya.

Anoreksia nervosa (AN) lebih umum menyerang wanita dibanding pria. Sering kali kondisi ini mulai timbul saat masa praremaja, selama masa remaja, maupun masa awal dewasa. Pola makan menyimpang ini dapat menyebabkan rendahnya berat badan yang sangat ekstrem dan dapat mengancam kehidupan apabila tidak ditangani dengan segera. Selalu berkonsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut. Kebanyakan orang dengan AN melihat diri mereka sebagai orang dengan kelebihan berat badan, walaupun sebenarnya mereka menderita kelaparan atau malnutrisi. Makan, makanan dan kontrol berat badan menjadi suatu obsesi. Penderita AN akan sentiasa mengukur berat badannya berulang kali, menjaga porsi makanan dengan berhati-hati, dan makan dengan kuantiti yang sangat kecil dan terhadap pada sebagian makanan (Wonderlich et al, 2005).

Orang dengan AN akan mempunyai masalah psikiatri dan macam-macam penyakit fisik, misalnya depresi, ansietas, perilaku obsessive, penyalahgunaan zat, komplikasi kardiovaskular dan neurologis, dan perkembangan fisik yang terhambat (Becker et al, 1999). Gejala lain yang mungkin terlihat adalah penipisan tulang (osteopenia atau osteoporosis), rambut dan kuku yang rapuh, kulit yang kering dan kekuningan, perkembangan rambut halus di seluruh tubuh, anemia ringan, kelemahan dan kehilangan otot, konstipasi berat, tekanan darah rendah, pernapasan yang melemah, penurunan suhu tubuh internal yang menyebabkan orang tersebut sering merasa dingin, dan kelesuan (Wonderlich, 2005).

FAKTOR PENYEBAB
Berikut faktor penyebab gangguan makan (eating disorder) baik untuk AN dan BN:
1) Faktor sosio-kultural
Tekanan yang berlebihan pada wanita muda untuk mencapai standar kurus yang tidak realistis.

2) Faktor psikologis
a. Diet yang kaku atau sangat membatasi dapat mengakibatkan berkurangnya kontrol yang diikuti dengan pelanggaran diet dan menghasilkan makan berlebihan yang bersifat bulimik.
b. Ketidakpuasan pada tubuh memicu dilakukannya cara-cara yang tidak sehat untuk mencapai berat badan yang diinginkan.
c. Merasa kurang memiliki kontrol atas berbagai aspek kehidupan selain diet.
d. Kesulitan berpisah dari keluarga dan membangun identitas individual
e. Kebutuhan psikologis untuk kesempurnaan dan kecenderungan untuk berpikir secara hitam putih

3) Faktor keluarga
a. Keluarga dari pasien gangguan makan seringkali memiliki karakteristik yang sama yaitu adanya konflik, kurang kedekatan dan pengasuhan, serta gagal dalam membangun kemandirian dan otonomi pada diri anak perempuan mereka.
b. Dari perspektif sistem keluarga, gangguan makan pada anak perempuan dapat memberi keseimbangan pada keluarga yang disfungsional dengan mengalihkan perhatian dari masalah keluarga ataupun masalah pernikahan.

4) Faktor biologis
a. Ketidakseimbangan pada sistem neurotransmitter di otak yang mengatur mood dan nafsu makan.
b. Kemungkinan pengaruh genetis.
GEJALA ANOREKSIA NERVOSA
1) Tidak mengalami menstruasi selama 3 bulan berturut-turut (amenorrhea)
2) Tidak mau dan menolak makan di depan umum
3) Sering merasa gelisah
4) Lemah
5) Kulit kusam
6) Napas pendek-pendek
7) Khawatir akan asupan kalori berlebih

PENCEGAHAN ANOREKSIA NERVOSA
Pertama, kita harus bisa mengakui bahwa kita memiliki masalah pada pola makan yang tidak sehat. Langkah pertama dalam pemulihan anoreksia ini, hanya butuh kesadaran dari perasaan dan ketidaknyamanan fisik serta emosional yang dirasakan. Jangan lupa untuk membicarakan kecemasan dan perasaan yang kita alami. Walaupun sulit, tapi kita harus bisa dan pasti bisa. Kita pasti akan merasa malu, bimbang, atau takut. Tapi, kita tidak sendiri. Temukan pendengar yang baik atau seseorang yang akan mendukung kita saat kita berusaha menjadi lebih baik. Pasti ada orang yang akan mau mendengar kita.
Selanjutnya, jauhi orang, tempat, dan aktivitas yang memicu obsesi kita menjadi kurus. Kita mungkin perlu menghindari melihat majalah mode, stalking seseorang yang kita anggap sempurna. Lalu, tarik diri sedikit dengan teman-teman atau grup yang terus membahas tentang diet. Hal itu bisa menimbulkan kekacauan niat untuk sembuh. Carilah bantuan dan dukungan dari ahli atau dokter profesional yang terlatih dapat membantu Anda mendapatkan kembali kesehatan Anda, belajar untuk makan dengan normal lagi, dan kembangkan sikap sehat tentang makanan dan tubuh Anda.
Jangan lupa untuk selalu bersyukur atas bentuk tubuh apapun yang Allah berikan pada kita. Karena, manusia adalah makhluk paling sempurna yang pernah Dia ciptakan. Jika Allah saja berbicara seperti itu, bagaimana mungkin kita sebagai hamba-Nya tidak mau bersyukur atas apa yang telah dia beri? Jangan lupa untuk tidak berfokus pada hal-hal yang kita anggap negatif yang ada di dalam diri kita. Terus ingat Allah dan bersyukur pada hal-hal kecil misalnya bisa bernapas secara gratis setiap hari. Karena, diri kita masing-masing adalah pribadi yang berharga. Allah pasti punya alasan mengapa kita diciptakan. Don’t forget to love yourself!
Sumber:
https://www.fimela.com/beauty-health/read/3822549/jenis-jenis-eating-disorder-anorexia-nervosa-dan-bulimia-nervosa

Anoreksia Nervosa


https://www.researchgate.net/publication/326512905_GANGGUAN_MAKAN_ANOREXIA_NERVOSA_DAN_BULIMIA_NERVOSA_PADA_REMA
http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/23140/Chapter%20II.pdf?sequence=4&isAllowed=y

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)

 

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) adalah hari nasional yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia untuk memperingati kelahiran Ki Hadjar Dewantara, tokoh pelopor pendidikan di Indonesia dan pendiri lembaga pendidikan Taman Siswa yang diperingati pada tanggal 2 Mei setiap tahunnya. Meskipun bukan hari libur nasional, Hari Pendidikan Nasional dirayakan secara luas di Indonesia. Perayaannya biasanya ditandai dengan pelaksanaan upacara bendera di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi, dari tingkat kecamatan hingga pusat, disertai dengan penyampaian pidato bertema pendidikan oleh pejabat terkait. Pada tahun 2019 ini, tema yang diangkat adalah “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan”.

 

Sejarah Hardiknas dan Perjalanan Hidup Ki Hadjar Dewantara

 

Ki Hadjar Dewantara lahir di Pakualaman, Yogyakarta pada Tanggal 2 Mei 1889 dengan nama asli Raden Mas Soewardi Soeryaningrat, ia berasal dari keturunan keraton Yogyakarta. Sekolah Dasar ELS adalah pendidikan pertama yang Beliau tempuh. Setelah itu, Beliau melanjutkan pendidikan ke STOVIA atau biasa disebut sebagai Sekolah Dokter Bumiputera yang merupakan sekolah milik Belanda. Sayangnya Beliau terlanjur jatuh sakit sehingga tidak sempat untuk menyelesaikan pendidikan di sekolah tersebut. Setelah itu, Beliau sempat tercatat pernah menjadi wartawan pada beberapa media seperti Oetoesan Hindia, De Express, Midden Java, Sedyotomo, Kaoem Moeda, Tjahaja Timoer dan Poesara.

 

Ki Hadjar Dewantara juga terkenal dengan tulisannya, di mana Beliau seringkali terlibat masalah dengan Belanda akibat dari tulisan-tulisan yang tajam yang ditujukan untuk pihak Belanda. Salah satu tulisan yang terkenal adalah “Als Ik Eens nederlander Was”, yang dalam bahasa Indonesia berarti “Seandainya Saya Seorang Belanda”. Karena tulisan tersebut, Beliau dibuang ke pulau Bangka oleh pihak Belanda. Namun pada akhirnya Beliau mendapatkan bantuan dari Douwes Dekker dan Cipto Mangoenkoesumo yang meminta agar beliau dipindahkan ke Belanda. Ketika Beliau telah kembali ke tanah air, Beliau mendirikan Nationaal Onderwijs Instituut Taman Siswa atau Perguruan Nasional Taman Siswa pada tanggal 3 Juli 1922. Taman Siswa merupakan sebuah tempat yang memberikan kesempatan bagi penduduk pribumi untuk dapat menikmati pendidikan yang sama dengan orang-orang yang memiliki kasta lebih tinggi. Sebab pada jaman penjajahan Belanda, pendidikan merupakan hal yang sangat langka dan hanya orang-orang terpandang serta orang-orang asli Belanda sendiri yang diperbolehkan untuk mendapatkan pendidikan. Kemudian, Perguruan Nasional Taman Siswa menjadi tolak ukur konsep awal pendidikan nasional di Indonesia. Setelah mendirikan Perguruan Nasional Taman Siswa, Saat ia genap berusia 40 tahun menurut hitungan penanggalan Jawa, ia mengganti namanya menjadi Ki Hadjar Dewantara. Ia tidak lagi menggunakan gelar kebangsawanan di depan namanya.

 

Selain terkenal dengan tulisannya, ada pula semboyan terkenal milik Beliau yang hingga kini masih digunakan dalam dunia pendidikan di Indonesia. Semboyan tersebut adalah “Ing Ngarsa Sung Tulada (dari depan, seorang pendidik harus memberikan teladan yang baik). Ing Madya Mbangun Karsa (dari tengah, seorang pendidik harus dapat menciptakan prakarsa atau ide). Serta Tut Wuri Handayani (dari belakang, seorang pendidik harus bisa memberi arahan). Makna dari “Ing Ngarsa Sun Tulada” dapat diartikan bahwa sebagai seorang pemimpin, harus memiliki sikap serta perilaku yang patut untuk menjadi di contoh oleh pengikutnya. Sedangkan “Ing Madya Mbangun Karsa” dapat diartikan bahwa seorang pemimpin harus bisa berada di tengah untuk dapat membangkitkan niat para pengikutnya agar terus maju dan  melakukan inovasi. Kalimat terakhir adalah “Tut Wuri Handayani” yang berarti bahwa seorang pemimpin jika berada di belakang, pemimpin tersebut harus dapat memberikan motivasi serta dorongan untuk semangat kerja bagi para pengikutnya.

 

Pada saat Kabinet pertama Republik Indonesia, Beliau diangkat menjadi Menteri Pendidikan (Menteri Pengajaran Indonesia) pertama dan mendapat anugerah gelar Doktor kehormatan Doctor Honoris Causa, Dr.H.C. dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada Tahun 1957. Dua tahun kemudian, tepatnya pada tanggal 26 April 1959, Beliau wafat pada usia 70 tahun di Jogjakarta dan dimakamkan di Taman Wijaya Brata. Berkat usaha kerja keras dan jasanya dalam rangka merintis pendidikan di tanah air, Beliau dinobatkan sebagai Bapak Pendidikan Nasional Indonesia atas dasar Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 305 Tahun 1959 pada Tanggal 28 November 1959, dan hari kelahiran Beliau ditetapkan dijadikan sebagai Hari Pendidikan Nasional Indonesia.

 

Peringatan Hardiknas

Bagaimana cara kita memperingati Hardiknas?? Untuk para pelajar, biasanya akan mengadakan apel bersama untuk mengenang jasa para pahlawan yang sangat berjasa dalam dunia pendidikan, setelah itu, biasanya ada beberapa sekolah atau instansi yang mengadakan lomba pidato mengenai peran penting pendidikan nasional di Indonesia. Untuk orang tua, peran orang tua juga sangat berpengaruh bagi perkembangan para pelajar dan dunia pendidikan. Dengan memberikan contoh yang baik tentang bagaimana berperilaku dengan norma-norma dan pendidikan dasar, orang tua bisa membantu generasi penerus bangsa untuk  bertingkah sebagai mana mestinya. Sebagai masyarakat Indonesia, mengetahui sejarah Hardiknas serta makna hari pendidikan nasional dinilai sangat penting agar generasi mendatang selalu mengingat perjuangan untuk memajukan dunia pendidikan Indonesia tidak diraih dengan mudah. Nah, bagaimana cara memperingati Hardiknas bagi mahasiswa seperti kita? Tentu saja, peran dan fungsi mahasiswa sebagai agent of change sangat amat bisa digunakan pada momen kali ini. Dengan menyuarakan aspirasi terkait pendidikan di Indonesia, atau memulai sebuah inovasi demi kemajuan pendidikan di Indonesia, mahasiswa bisa membantu Indonesia mengubah sistem pendidikan ke arah yang lebih baik meskipun dari hal kecil.

 

Dengan memperingati Hari Pendidikan Nasional, diharapkan dapat ada kesan dan makna tersendiri yang mendalam terhadap kemajuan pendidikan baik formal maupun informal di Indonesia. Karena, walaupun Indonesia sudah merdeka, sektor pendidikan masih perlu dibenah, dibedah, dan diperbaiki lagi. Wahai masyarakat Indonesia, jangan pernah letih untuk membangun negara sendiri ke arah yang lebih baik! Yuk, mulai aja dulu menyuarakan aspirasi demi pendidikan Indonesia yang lebih baik lagi. Hidup Indonesia!

 

Sumber:

http://www.dunia-mulyadi.com/2017/01/hardiknas-mengenang-kembali-sejarah-dan-makna-hari-pendidikan-nasional.html

http://kamparkab.go.id/berita/bangkinang-kota/memahami-sejarah-dan-makna-hari-pendidikan-nasional.html

https://www.masukuniversitas.com/makna-sejarah-hardiknas/

https://sevima.com/alasan-mengapa-2-mei-ditetapkan-menjadi-hardiknas/

http://bangka.tribunnews.com/2018/05/02/ki-hajar-dewantara-5-fakta-hari-pendidikan-nasional-dan-sosok-kunci-di-baliknya?page=all