Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia ke-74

๐Ÿ™๐Ÿ™ Assalamualaikum Wr. Wb. ๐Ÿ™๐Ÿ™
๐Ÿ‘‹๐Ÿ‘‹Halo teman-teman๐Ÿ‘‹๐Ÿ‘‹

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke – 74! ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

Berbicara tentang kemerdekaan Indonesia pastinya kurang lengkap jika tidak mengulas sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Dengan memaknai rangkaian kejadian yang menjadi sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, rasa cinta dan nasionalisme kita terhadap Bangsa Indonesia akan semakin bertambah. Teman-teman, ternyata banyak sekali lho peristiwa-peristiwa yang melatarbelakangi sejarah kemerdekaan Indonesia. Misalnya saja peristiwa proklamasi kemerdekaan Indonesia, peristiwa Rengasdengklok, dan masih banyak lagi. Untuk itu, yuk simak beberapa sejarah dari peristiwa kemerdekaan Indonesia!

1.ย  ย Perjuangan Bangsa Indonesia

Sejarah perjuangan Kemerdekaan Indonesia diawali dengan penjajahan oleh bangsa Portugis. Pada awal abad ke-16, bangsa Portugis adalah bangsa Eropa pertama yang tiba di Nusantara, dan mereka memiliki tiga tujuan yaitu:
A. Tujuan ekonomi, yaitu mencari keuntungan yang besar dari hasil perdagangan rempah – rempah. Membeli dengan harga murah di Maluku, dan menjualnya dengan harga tinggi di Eropa.
B. Tujuan agama, yaitu menyebarkan agama katolik roma.
C. Tujuan petualangan, yaitu mencari daerah jajahan.(tujuan ini lebih dikenal dengan Gold, Glory, Gospel. Gold, yaitu mencari emas dan mencari kekayaan. Glory, yaitu mencari keharuman nama, kejayaan, dan kekuasaan. Gospel, yaitu tugas suci menyebarkan agama Katolik roma)

Setelah bangsa tersebut berhasil menjajah Indonesia, bangsa Eropa lainnya ikut tergiur untuk menjajah Indonesia dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan salah satunya yaitu bangsa Spanyol. Setelah berjuang melawan penjajahan bangsa Eropa, bangsa Indonesia kembali harus berjuang untuk melawan penjajahan Belanda. Pada tahun 1602 Belanda berhasil mendirikan Verenigde Oostindische Compagnie (VOC) yaitu sebuah persekutuan dagang yang bertujuan memonopoli aktivitas dagang di Asia dan menguasai rempah-rempah. Pada 1603, VOC mendapatkan izin untuk mendirikan kantor perwakilan di Banten. Namun, Pieter Both, Gubernur Jenderal pertama VOC memindahkan kantor ini ke Jayakarta (Batavia). Sejak itu, VOC mulai memainkan pengaruhnya di bidang perdagangan ke berbagai wilayah di Indonesia. Cara yang dilakukan yaitu dengan melakukan tekanan terhadap bangsa non-Belanda yang mencoba berdagang dengan penduduk. Kala itu, Kepulauan Nusantara belum berada di bawah kendali pemerintah Belanda, melainkan VOC. Meski VOC hanyalah sebuah perusahaan tetapi VOC mendapatkan banyak keistimewaan dari pemerintah Belanda salah satunya boleh membentuk tentara sendiri.

Setelah bangsa Belanda, datanglah bangsa Jepang untuk menggantikan penjajahan Belanda. Jepang menguasai Indonesia sejak tanggal 8 Maret 1942, ketika Panglima Tertinggi Pemerintah Hindia Belanda menyerah tanpa syarat di Kalijati, Bandung. Agar pendudukannya di Indonesia diterima, dan untuk memobilisasi rakyat, Jepang pada awalnya melakukan berbagai propaganda seperti Gerakan 3A. Gerakan 3A merupakan propaganda Jepang yang menyatakan bangsa-bangsa di Asia harus bersatu dengan Jepang pemimpin sebagai Asia, cahaya Asia, dan pelindung Asia. Gerakan ini diambil namanya dari 3 semboyan Jepang dalam Perang Asia Timur Raya (nama mereka untuk Perang Dunia II), yaitu: Nippon Pemimpin Asia, Nippon Pelindung Asia, Nippon Cahaya Asia. Nippon sendiri merupakan nama dari Jepang dalam bahasa Jepang. Gerakan 3A ini dipimpin oleh Mr Syamsudin. Namun propaganda ini kurang mendapatkan sambutan dari rakyat Indonesia, yang menganggap gerakan 3A bukan gerakan kebangsaan, namun hanya gerakan penggalangan dukungan bagi Jepang saja. Karena kegagalan gerakan 3A ini, untuk mendapatkan dukungan dan memobilisasi rakyat Indonesia dalam usaha perang melawan pasukan Sekutu Barat, Jepang membentuk PUTERA (Pusat Tenaga Rakyat) yang dipimpin oleh 4 sekawan pemimpin nasionalis Indonesia yaitu Sukarno, Hatta, Ki Hajar Dewantara dan Kyai Haji Mas Mansyur.

Perjuangan kemerdekaan Indonesia sampai pada terbentuknya BPUPKI oleh Jepang. Badan tersebut dibentuk dengan tujuan untuk mempersiapkan usaha-usaha dalam rangka untuk meraih kemerdekaan negara Indonesia. Namun tak lama, badan tersebut digantikan oleh PPKI sebagai Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia.

Jepang kemudian takluk di tangan sekutu setelah terjadinya bom Nagasaki dan Hiroshima. Tepatnya pada tanggal 6 Agustus 1945 untuk kota Hiroshima, dan tanggal 9 Agustus 1945 pada kota Nagasaki. Lebih dari 14.000 penduduk setempat menjadi korban ledakan bom tersebut. Setelah peristiwa tersebut, beredarlah kabar mengenai informasi tentang pemerintah Jepang yang akan memberikan kemerdekaan dengan segera kepada Indonesia. Isi mengenai informasi tersebut adalah kemerdekaan Indonesia dapat dilakukan dengan pembacaan teks proklamasi pada tanggal 24 Agustus 1945 yang akan ditugaskan pada anggota PPKI.

Terdengarnya kabar bahwa Jepang telah menyerah kepada sekutu membuat beberapa anggota golongan muda yaitu Sutan Sjahrir, Chaerul Saleh, Darwis, dan Wikana mendesak para golongan tua untuk segera melakukan memproklamasikan kemerdekaan. Namun tokoh utama golongan tua yaitu Soekarno dan Moh Hatta tidak setuju akan hal tersebut. Mereka menganggap bahwa pengambilan keputusan secara mendadak dalam proklamasi kemerdekaan akan menyebabkan pertumpahan darah antara kekuasaan Jepang yang belum sepenuhnya diambil alih oleh Indonesia.

Perdebatan inilah yang menyebabkan terjadinya peristiwa Rengasdengklok. Mengingat pro dan kontra antara golongan muda dan golongan tua, sebuah keputusan pun akhirnya diambil. Pada tanggal 15 Agustus 1945 para golongan muda membawa Soekarno dan Moh Hatta ke Rengasdengklok. Mereka bertujuan untuk mengamankan mereka dari pengaruh Jepang. Agar proklamasi kemerdekaan Indonesia dapat segera dilaksanakan. Mungkin pada bagian inilah yang menjadi tonggak penting sejarah kemerdekaan Indonesia karena dengan adanya peristiwa Rengasdengklok, akhirnya Soekarno dan Moh. Hatta tergugah untuk segera memproklamasikan kemerdekaan.

Dengan mengadakan rapat perumusan teks proklamasi di rumah Laksamana Maeda pada tanggal 16 Agustus 1945 lengkap dihadiri oleh beberapa anggota para golongan muda. Sebagai Kepala Kantor Penghubung Angkatan Laut Jepang, rumah Laksamana Maeda dianggap menjadi tempat yang paling aman untuk melakukan perumusan teks proklamasi. Karena Laksamana Maeda merupakan teman baik dari Ahmad Soebardjo yang merupakan salah satu anggota golongan tua perumusan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Setelah rapat yang diselenggarakan oleh Soekarno, Moh Hatta, dan Ahmad Soebardjo, tersusunlah sebuah naskah teks proklamasi yang ditulis tangan oleh Soekarno. Dengan telah disetujui oleh para anggota golongan tua dan muda, dan mengalami beberapa perubahan, akhirnya Soekarno menandatangani teks tersebut dengan disaksikan oleh semua pihak yang menjadi saksi.

Pada tanggal 17 Agustus 1945 menjadi hari paling bersejarah bagi Bangsa Indonesia. Kemerdekaan Indonesia ditandai dengan pembacaan teks proklamasi oleh Soekarno pada tanggal 17 Agustus 1945. Dihadiri oleh para tokoh pergerakan kemerdekaan dan seluruh rakyat Indonesia yang ingin menyaksikan buah hasil dari perjuangan para pahlawan dan tokoh penting demi kemerdekaan Indonesia.

Upacara pembacaan teks proklamasi tersebut berjalan dengan sangat lancar dengan bertempat di kediaman Soekarno di jalan Pegangsaan Timur Nomer 56. Beberapa acara telah disusun dalam hari kemerdekaan Indonesia, seperti pengibaran bendera Merah Putih, dan beberapa sambutan oleh walikota pada saat itu yaitu Suwiryo dan dr. Muwardi.

Hari itu menjadi hari terpenting dan menjadi sejarah kemerdekaan Indonesia yang paling dikenang oleh seluruh masyarakat Indonesia. Dengan tersiarnya kabar kemerdekaan Indonesia ke beberapa daerah hingga luar negeri, membuat Indonesia benar-benar sudah merdeka dan bebas dari belenggu para penjajah.

 

 

2.ย  Lomba Dalam Hut RI

Perayaan lomba 17 Agustusan merupakan tradisi tahunan yang dilakukan oleh rakyat Indonesia untuk menyambut dan memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia. Meski ragam lomba yang diadakan dari tahun ke tahun cenderung sama, antusiasme masyarakat dalam mengikutinya tidak pernah padam. Mulai dari anak-anak hingga orang tua pun tidak melewatkan momen seru tiap bulan Agustus itu. Beragam hadiah unik dan menarik pun banyak dijumpai, mulai peralatan dapur hingga barang-barang elektronik seperti TV dan kulkas. Tradisi tersebut mulai ramai dilakukan sekitar tahun 1950-an. Di tahun itu, intensitas pertempuran dalam rangka mempertahankan kemerdekaan mulai menurun. Sebagai ungkapan kegembiraan atas kemerdekaan yang diraih oleh para pejuang, beragam lomba kemudian dilakukan. Meskipun sudah ada sejak dulu, kini eksistensi perlombaan tradisonal tersebut masih banyak dijumpai bahkan sanggup bertahan di tengah era teknologi.

Peringatan Hari Kemerdekaan RI biasa dirayakan dengan berbagai lomba. Mulai dari lomba barap karung, makan kerupuk, tarik tambang, sampai panjat pinang. Sejarawan JJ Rizal, mengatakan perlombaan yang ada pada 17 Agustus, sebenarnya sudah ada pada masa kolonialisme Belanda dan Jepang. Namun demikian, aneka lomba tersebut tetap dapat dinikmati dan menjadi ajang silaturahmi orang Indonesia. Selain untuk bersenang-senang, aneka lomba di Hari Peringatakan Kemerdekaan RI yang jatuh setaip 17 Agustus, punya makna luhur di baliknya, yuk simak arti atau makna dari Lomba 17 Agustus:

a. Lomba balap karung

Balap karung mengingatkan pada perihnya penjajahan, terutama saat zaman Jepang. Pada masa pendudukan Jepang, penduduk Indonesia begitu miskin sampai-sampai tak mampu membeli kebutuhan sandang. Karung goni pun dipakai sebagai gantinya.

b. Lomba makan kerupuk

Biasanya para peserta berlomba menghabiskan kerupuk yang telah digantung, cara makan pun langsung menggunakan mulut dan tak tangan diikat ke belakang. Hal ini pun menggambarkan bagaimana kesulitan pangan pada masa penjajahan.

c. lomba tarik tambang

Tak hanya adu kekuatan, tetapi makna lomba tarik tambang memiliki arti mementingkan tim yang kompak untuk meraih kemenangan. Melalui tarik tambang, para peserta secara tidak langsung belajar mengenai gotong royong, kebersamaan, dan solidaritas.

d. Lomba panjat pinang

Sama halnya dengan lomba tarik tambang, biasanya lomba panjat pinang bukan dilakukan perseorangan. Namun dilakukan oleh tim yang terdiri lebih dari dua orang untuk mendapatkan hadiah pada pohon, bambu atau kayu yang menjulang tinggi. Zaman dulu, panjat pinang digelar sebagai hiburan saat perayaan-perayaan penting orang Belanda di bumi Indonesia, seperti pesta pernikahan. Nah, ketika itu penduduk pribumi berlomba-lomba mendapatkan hadiah yang digantungkan di puncak pohon pinang.

Lomba panjat pinang bisa dibilang lomba paling kontroversial, mengingat zaman dahulu lomba ini dijadikan hiburan orang Belanda melihat orang Indonesia yang berlomba mendapat hadiah berupa bahan pangan di puncak pinang. Selain itu pertumbuhan pohon pinang yang lambat, membuat ketersediaan pohon pinang kian minim karena permintaan untuk lomba 17 Agustus.

Nah, dengan mengetahui sejarah kemerdekaan Indonesia, tentunya rasa nasionalisme akan semakin bertambah. Selain itu dengan mengingat perjuangan para pahlawan kemerdekaan Indonesia, kita juga akan semakin semangat untuk berjuang pada masa sekarang ini. Maka dari itu, ayo kita semarakkan ulang tahun Indonesia yang ke-74 dengan memaknai kisah dibalik perjuangan kemerdekaan Indonesia dan melakukan berbagai macam kegiatan yang memperingati ulang tahun RI ke-74 ini! Merdeka! Merdeka! Merdeka! ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ
๐Ÿ˜๐Ÿ˜Terima kasih telah membaca๐Ÿ˜๐Ÿ˜
๐Ÿ‘‹๐Ÿ‘‹ Sampai jumpa di artikel selanjutnya ๐Ÿ‘‹๐Ÿ‘‹

๐Ÿ™๐Ÿ™ Wassalamualaikum Wr. Wb. ๐Ÿ™๐Ÿ™

 

 

 

 

 

Sumber:
https://nasional.kompas.com/read/2018/08/28/15540211/benarkah-indonesia-dijajah-belanda-selama-350-tahun?page=all.
https://travel.kompas.com/read/2019/08/15/180000827/4-jenis-lomba-17-agustus-dan-makna-di-baliknya?page=1
https://nasional.kompas.com/read/2019/08/13/06000031/jelang-hari-kemerdekaan-kenali-sejarah-dan-makna-lomba-17-agustus?page=1

Sejarah Kemerdekaan Indonesia

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *